Melihat Perkembangan Motorik Buah Hati
Seiring dengan pertumbuhan buah hati kita, maka susunan syaraf pun mulai berkembang dengan optimal. Sejalan dengan pertumbuhan fisik karena bertambahnya usia, maka syaraf-syaraf yang berfungsi untuk mengontrol gerakan motorik mulai berkembang. Hingga pada usia 5 tahun, syaraf-syaraf yang mengontrol gerakan motorik mulai matang dan sempurna hingga mampu menstimulasi berbagai kegiatan motorik.Ada dua motorik yang berkembang pada anak-anak, yaitu motorik kasar dan motorik halus.
Motorik kasar adalah motorik yang secara utuh digerakkan atau dikontrol oleh otot besar. Otot besar inilah yang nantinya akan mengatur perkembangan jasmani anak -anak. Pada perkembangannya, gerakan motorik kasar akan semakin berkembang dengan kompleks. Misalnya anak-anak suka melompat dari tempat yang tinggi pada saat berusia 4 tahun. Kemudian berkembang pada usia 5 hingga 6 tahun, mereka lebih suka berkompetisi seperti balap lari, balap sepeda, dan kegiatan lain yang memiliki kompetisi.
Motorik halus berbanding terbalik tentunya dengan motorik kasar. Jika motorik kasar dikontrol oleh otot besar maka motorik halus dikontrol oleh otot halus. Dalam kegiatan sehari-hari kegiatan motorik halus bisa dilihat pada saat anak-anak memegang atau meletakkan sesuatu dengan menggunakan jari tangan. Misalnya saat anak-anak memegang sendok ketika makan, memegang pensil pada saat menulis, memegang mainan, meletakkan gelas di atas meja.
Menginjak usia anak-anaik masuk ke 4 tahun, perkembangan motorik mulai sempurna, hingga pada usia 5 hingga 6 tahun, perkembangan motorik halus mulai bisa berkoordinasi dengan baik. Oleh karenanya anak-anak mulai bisa mengkoordinasikan gerakan visual motorik mereka. Misalkan menunjukkan sesuatu barang, menulis dan menggambar. Ini bisa sperti koordinasi antara mata dengan tangan, lengan atau anggota tubuh yang lainnya.
Bagaimana dengan perkembangan motorik anak-anak anda??? Silahkan berbagi......
Tag: Anak Balita Bayi Motorik Halus Motorik Kasar Otot Perkembangan Syaraf


