Mudahnya Konversi Tabel ke HTML

Mungkin cara ini sudah banyak yang mengetahui ya??? tetapi nggak apa-apalah buat di sharing lagi, terutama buat sobat-sobat yang belum mengetahu semoga bermanfaat ya?

Ada saatnya postingan blog kita menggunakan tabel. Nah tabel kebanyakan dari cerita beberapa sobat dibuat dahulu di office dengan excel atau word. Masalah muncul ketika di copy ke postingan garisnya gak ada atau dengan kata lain tidak seperti tabel.

Sebenarnya ada caranya untuk membuat tabel di blog. Yaitu dengan cara menggunakan kode-kode html yang khusus untuk membuat tabel. Namun bagi yang gak ngerti html agak susah, dan juga buat yang sudah ngerti agak rumit karena tabel yang banyak kode jadi panjang. Nah sekarang ada cara yang lebih praktis. Kita gunakan saja layanan pengkonversi tabel ke kode HTML. Nah yang diberikan di postingan ini kita pake aja Tableizer, yaitu program dari Journalistopia.com untuk merubah Tabel menjadi kode HTML.

konversi tabel ke html
Caranya cukup gampang koq, malah gampang banget buat. Ikuti tipsnya berikut ya???
  1. Buat tabel di word atau excel.
  2. Buka website tabelizer
  3. Copy tabelnya dan pastekan di kolom yang sudah disediakan.
  4. Klik tonbol ”Tableize it”
  5. Makan akan muncul kode html tabelnya dan juga preview tabelnya.
  6. Copykan kode htmlnya dan pastekan di blog anda.
  7. Selesai deh... gampang kan....

Semoga informasi ini bermanfaat. Selamat mencoba...

Selengkapnya - Mudahnya Konversi Tabel ke HTML

Belajar Aqidah dari Pipi dan Tangan

aqidah, islam
Cerita Keluarga kali ini menulis sedikit cerita ringan yang mungkin bisa di renungkan oleh sobat semua dan kami sendiri khususnya. Atau malah cerita ini bisa dibagikan untuk pendidikan anak-anak kita kelak, mengingat kita tidak pernah tahu kondisi yang akan dating seperti apa dan yang kita tahu bahwa kondisi ketika kita kecil sungguh sudah berbeda dengan kondisi kita saat ini. Ini hanya sekedar melanjutkan cerita keluarga tentang Ilmu Dasar Islam dan Aspek Pembelajarannya.

Cerita Keluarga kembali lagi pada maksud tulisan Belajar Aqidah dari Pipi dan Tangan. Cerita ini hanya sebuah penymapian maksud diantara seorang guru yang sudah baya dan berumur dengan seorang jama’ah yang masih muda dan penuh semangat berapi-api di sebuah taklim untuk pengajian rutin mingguan.

Suatu ketika ketika guru sudah selesai memberikan tausiyahnya, anak muda ini dengan semangatnya bertanya kepada gurunya.

“Apakah guru percaya Allah ada?” Tanya anak muda tersebut.
Dijawab gurunya “Iya saya percaya.”
“Lalu apa buktinya jika Allah itu ada? Karena Allah tidak terlihat” Tanya anak muda kembali.
Sang guru hanya diam. Sepertinya anak muda tersenyum puas dengan pertanyaan, karena guru terlihat tidak bisa menjawab.

“Iblis laknatullah terbuat dari apa?”tanyanya lagi.
Dijawab kembali oleh gurunya” Api”.
“apa hukuman bagi sang iblis laknatullah?” tanyanya kembali.
Dijawab lagi oleh sang guru “di dalam api neraka yang sangat panas”.
“apa mungkin api dengan api pasti tidak akan terasa panas dong?” timpal anak muda itu lagi.
Dan gurupun tersenyum kembali.

Dipanggillah anak muda tersebut dihadapannya dan langsung ditampar keras-keras oleh sang guru hingga anak muda tersebut merasa kesakita dengan sangat.

Sang guru kemudian bertanya” apakah sakit?”
Anak muda menjawab “iya guru”.
” Aku tidak percaya jika itu sakit, mana buktinya?” Jawab sang guru kembali.

Sang guru kembali bertanya” tanganku dan pipimu terbuat dari apa?”
“dari daging guru” jawab anak muda tersebut.
“Nah kini kau telah menemukan jawaban untuk pertanyaanmu.” Jawab sang guru.
Akhirnya anak muda tersebut pergi dengan rasa sakitnya dan juga masih sedikit bingung dengan perkataan gurunya “Nah kini kau telah menemukan jawaban untuk pertanyaanmu.”

Apakah sobat mengerti maksudnya??? Silahkan share di kolom komentar ya???
Salam.


Sudah Dilihat Sebanyak
blog counter
KALI
Selengkapnya - Belajar Aqidah dari Pipi dan Tangan

Hingga Hari Ini...

Indahnya pernikahan tanpa berpacaran, pacaran, nikah, khitbah, islami
Hingga hari ini, tak terasa waktu terus berjalan hingga hari ini. Tepatnya sih 3 tahun yang lalu tanggal 8 Juni 2007 kami berijab untuk saling melengkapi disetiap sisi kehidupan kami berdua. Barakallah hingga hari ini...

Hingga hari ini... Lima bulan sebelumnya awal perkenalan kami, tepatnya 24 Desember 2006. Kami diperkanlkan oleh teman kami sekantor, Allah yang menentukan teman ayah adalah suami dari teman bunda. Barakallah... karena memang sebelumnya kami pernah bercerita masing-masing kepada sahabat kami bahwa kami sudah siap menikah...dsst... Alhamdulillah dengan niat yang baik.

Setelah perkenalan hanya bertemu 2 kali karena jarak kami lumayan jauh antara Balikpapan dan Samarinda. Ayah telah mantap untuk mengutarakan niatnya dan hal itu terucap kepada bunda tepat tanggal 28 Januari 2010. Ada beberapa hal yang kami bahas pada masa ini, diantaranya adalah Tujuan Menikah, Menyikapi Perbedaan Syariah Agama, Mengapa memilih saya?, dan lebih banyak kepada aspek rumah tangga. dan pertanyaan kondisi adalah dominan, sandainya... seandainya... seandainya...

Dua minggu berikutnya kami utarakan hal ini kepada orang tua dari Bunda. Awalnya begitu berat, karena seperti hal yang tidak terduga. Baru kenal 1 bulan,,, banyak pertanyaan aneh kami rasa. Bunda sudah hamil duluan,,, Bundanya sudah kegatelan,,, padahal kesibukan kami sebagai rekanan aktifis menjadi janggal. Dengan penjelasan yang sabar Alhamdulillah... Mendapat jawaban "Jika Budi serius datanglah bersama kedua orang tua...." Tepat di hari milad Ayah 3 Maret 2007 Orang tua dan kerabat datang mengkhitbah... karena jalan Allah ada satu keluarga ayah yang mengenal salah satu keluarga bunda... prosesi khitbah menjadi mudah dan tidak kaku. Akhirnya juga langsung ditetapkan tanggal nikah dan walimah....

Dalam proses penantian inilah sebenarnya ujian. Kami masih harus menahan yang namanya zina perasaan dan perkataan... Untuk urusan yang lain Allah sudah memudahkan jalan kami, Alhamdulillah. Dalam waktu tiga bulan ada aja rejeki yang membantu kami diberikan oleh Allah. Hingga akhirnya kami menjadi Raja dan ratu sehari. Dan saling mengucapkan Aku Cinta Padamu dan Aku Sayang Padamu

Hingga hari ini selama tiga tahun, kami juga ingin membuktikan bahwa proses menuju rumah tangga yang kami usahakan sedekat mungkin dengan yang Allah dan RasulNya gariskan, tidak melakukan hal yang mudharat, bisa atau mungkin kami jalani. Itung-itung sebagai dakwah juga, terutama ditengah-tengah masyarakat yang mulai jauh dari hal ini. Alhamdulillah dengan pembuktian ini, dan contoh beberapa keluarga dari Ayah kami sudah menjodohkan 3 orang sahabat kami. Barakallah... Jalan Allah memang indah...

Hingga hari ini... kami tetap memberikan semangat kepada sahabat yang ingin menuju rumah tangga deng sebenar-benar di jalan Allah. Jika engkau percaya dan Yakin Allah itu ada. Insya Allah semua urusan dipermudahkanNya. Allah tidak pernah tidak mendengar permintaan kita....

Sedikit pesan aja... nyang mo nyari jodoh,,, sesungguhnya Allah sangat senang memberikan jodoh yang pantas kepadamu, maka berlaku pantaslah sesuai yang Allah perintahkan. Dan Allah akan memudahkan rumah tanggamu, maka ikuti jalanNya dalam menuju rumah tangga.... Sudah banyak buku yang membahas ini koq. Insya Alah ntar di kupas deh buat sobat semua ya.... Salam

Kami bersyukur di milad pernikahan kami yang ke-3 dan berbagi cerita dengan sahabat.


Sudah Dilihat Sebanyak
blog counter
KALI
Selengkapnya - Hingga Hari Ini...

Ketika Kaki Dan Ketiak Tidak Tahan Geli

Rasa geli di kaki dan ketiak adalah rasa geli yang paling sensitif. Namun tingkat sensitifitasnya berbeda-beda. Kamipun memiliki pengalaman tersebut, ayah sendiri contohnya. Bahkan ayah tingkat sensitifitasnya sangat tinggi, karena hampir seluruh tubuh bila disentuh akan terasa geli. Berbahayakah ini?

ketika kaki dan ketiak tidak tahan geliMari kita baca artikel dibawah ini dengan seksama, mungkin akan membantu anda secara bijak bersikap terhadap orang yang memiliki tingkat sensitifitas yang sangat tinggi. Artikel ini kami kutip dari detik.com secara utuh tanpa ada pengurangan sedikitpun.

Telapak Kaki dan Ketiak Kok Tidak Tahan Geli

Vera Farah Bararah - detikHealth

(Foto: howstuffworks)
Jakarta, Ketiak dan telapak kaki hampir sebagian besar orang menjadi bagian tubuh yang paling tidak tahan geli. Kenapa dua bagian ini paling sensitif dan tidak tahan jika digelitik atau disentuh?

Beberapa orang mungkin memiliki bagian sensitif yang berbeda, karena pada titik tersebut menghasilkan refleks geli dengan derajat yang bervariasi atau bahkan tidak sama sekali. Seseorang mungkin memiliki daerah sensitif dimana orang lain tidak merasakan apapun.

Telapak kaki dan ketiak merupakan dua daerah dalam tubuh yang paling sensitif bagi kebanyakan orang. Hal ini karena pada telapak kaki memiliki konsentrasi Meissner's corpuscles yang lebih tinggi. Ujung dari saraf ini akan membuat telapak kaki memiliki kadar geli yang lebih tinggi daripada bagian tubuh lainnya, seperti dikutip dari health, Kamis (13/8/2009).

Biasanya tempat yang paling geli adalah tempat yang sangat rentan terhadap serangan, setidaknya di sekitar bagian atas tubuh. Pada bagian ketiak mengandung pembuluh darah dan arteri, serta memungkinkan akses leluasa ke jantung karena tulang rusuk sangkar tidak lagi memberikan perlindungan kepada rongga dada di sekitar ketiak.

Hal yang sama juga berlaku pada bagian tubuh yang geli lainnya seperti leher. Karena tidak ada perlindungan dari tulang, maka secara otomatis seseorang akan bereaksi ketika daerah tersebut disentuh oleh orang lain. Sebagai tambahan, saraf reseptor yang dekat dengan permukaan kulit akan membuat sensitifitasnya makin tinggi.

Selain itu, leher juga mengandung bagian-bagian penting. Seperti karotid yang akan memasok darah ke otak serta batang leher yang membawa udara ke paru-paru juga terletak dibagian depan leher.

Peneliti juga menunjukkan bahwa cerebellum (otak kecil), yang merespons sentuhan akan menunjukkan aktivitas yang lebih saat diberi sentuhan yang mendadak dibandingkan dengan sesuatu yang telah diantisipasi. Jika otak sudah bisa mengenali sentuhan yang akan datang, hal ini akan membuat saraf respons tidak terlalu intens. Makanya seseorang tidak akan pernah berhasil menggelitik diri sendiri.

Seseorang yang tertawa saat digelitik dipengaruhi oleh faktor sosial, karena orang akan tertawa jika yang melakukan sentuhan tersebut adalah seseorang yang dekat atau sudah merasa nyaman satu sama lain seperti orang tua, sahabat, atau teman. Namun, jika yang melakukannya adalah orang lain, responsnya bukan tertawa tapi bisa saja menjadi marah.sumber


Nah sekarang anda sudah taukan, mengapa diketiak dan telapak tidak tahan geli bila disentuh.


Repost


Sudah Dilihat Sebanyak
blog counter
KALI
Selengkapnya - Ketika Kaki Dan Ketiak Tidak Tahan Geli

Ilmu Dasar Islam dan Aspek Pembelajarannya

Belajar Islam dan Aspek PembelajarannyaCerita Keluarga kali ini coba memberikan pemikiran dan harapan untuk keluarga kami kedepannya. Insya Allah juga buat sobat semua jika ini memang menurut sobat adalah tepat. Hanya sekedar berbagi.

Bagi umat Islam tentunya sudah tahu dong apa itu Islam? Mungkin banyak pemahaman tentang hal itu pada setiap diri manusia. Kami tidak akan membahas hal tersebut, merasa bukan yang berkompeten. Yang jelas buat kami Islam adalah sebuah Din yang memberikan keselamatan.

Kembali kepada Judul Ilmu Dasar Islam dan Aspek Pembelajarannya. Menurut kami ada tiga hal yang harus kami pelajari dalam Islam, yaitu ASA (Aqidah, Syariah, dan Akhlak). Semua ini wajib untuk dipelajari, kelak juga akan kami jarkan kepada anak cucu kami. Jika Timpang salah satu makan akan tidak baik semuanya. Contoh jika belajar Aqidah dan Akhlak tetapi tidak belajar syariah tentunya ibadah menjadi gak bener. Sudah belajar Aqidah dan Syariah tetapi tidak mempelajari Akhlak tentunya baik dalam hubungan kepada Allah tetapi tidak untuk hubungan kepada manusia. Sudah belajar Syariah dan Akhlak tetapi tidak belajar Aqidah tentunya sudah lelah beribadah dan baik kepada sesama makhluk tetapi tetap senang menikmati bacaan ramalan bintang. Oleh sebab itu penerapan ketiga Ilmu ini harus seimbang.

ASPEK PEMBELAJARANNYA

Aqidah. Sebuah ilmu yang lebih dominan kepada keimanan kepada Allah. Aspeknya adalah akal. Akal yang kita gunakan untuk memikirkan ssuatu ciptaan dan penciptanya. Bagaimana mungkin bumi ini tercipta, tentunya ada penciptanya. Dan dalam Islam yang kita yakini adalah Allah SWT.

Akhlak. Sebuah ilmu yang mengatur bagaimana kita berperilaku dan bersikap terhadap sesame manusia ciptaan Allah. Aspeknya adalah hati. Koq hati ya.. Gini aja, kita mencubit orang dengan sangat sakitnya, Tanya kembali kepada diri kita sendiri, apakah kita juga mau jika orang yang kita cubit tadi mencubit kita dengan sangat sakitnya. Dan hal lainnya yang kita lakukan terhadap sesame manusia. Kita gak mau diejek ya jangan mengejek, iyakan???

Syariah. Ilmu yang memberikan aturan-aturan ibadah terhadap Allah dan sesame makhluk ciptaan Allah. Diantaranya tiga ilmu ini, menurut kami Syariah adalah yang paling harus dipelajari. Karena aspeknya tidak ada di akal dan hati, tetapi di aturan Allah yang ada dalam FirmanNya dan Sunnah RasulNya. Kita gak bisa mengatakan alas an sebuah aturan yang ada, karena memang sudah ditetapkan. Allah punya alasan sendiri. Seandainya ada yang bertanya, kentut bagian belakang, kenapa kalo bersuci yang dibasuh kepala tangan dan lainnya. Memang seperti itulah aturannya. Sebagai perbandingan, orang yang sakit dadanya atau kakinya koq yang disuntik pantatnya???....

Ini hanya sebuah pemikiran, apakah sobat juga pernah berpikir seperti ini????


Sudah Dilihat Sebanyak
blog counter
KALI
Selengkapnya - Ilmu Dasar Islam dan Aspek Pembelajarannya

Follow Us on Twitter


  © Blog Keluarga On The Road by Ourblogtemplates.com

Back to TOP  

PageRank