Suasana Malam di Lapangan Merdeka
Sebelumnya saya pernah postingan tentang hiburan di Lapangan Merdeka yang menjadi kegiatan rutin selama weekend. Biasanya seh jalan barengnya pagi atau sore hari. Kebetulan pas lagi keluar coba deh malam mingguan di lapangan Merdeka. Jadinya merasakan lagi suasana malam di lapangan merdeka.

Kondisi jalan di sekitar lapangan merdeka pada saat malam hari sungguh jauh berbeda, namun untuk urusan isi perut tetap sama. Hiburan untuk anak-anakpun sama. Tetap yang menjadi favorit Mas Rizi adalah odong-odong. Ternyata ada juga di malam hari. Nasmun jumlahnya tidak sebanyak pada pagi hari atau sore hari.
Karena malam adalah waktunya untuk para kawula muda, jadi sebagian besar set penjualan makanan adalah untuk anak muda. Karena cukup banyak terlihat mereka saling berpasang-pasangan. Sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah dimasa sekarang.
Sambil menunggu selesai Mas Rizi main odong-odong, Ayah ngemil kacang rebus yang dibeli seharga lima ribu perak per kaleng susu kental (merk apa aja dah boleh), karena memang panganan ini biasanya ada menjelang maghrib hingga malam hari. Karena menikmati dengan perlahan, tak terasa odong-odong Mas Rizi sudah selesai sepuluh lagu jadi bayarnya sepuluh ribu rupiah.
Walaupun malam hari ternyata tidak sedikit juga para keluarga yang membawa putra putri mereka. Karena memang bisa menjadi hiburan keluarga.
Selain membuat kesan lapangan merdeka menjadi sara hiburan keluarga. Terbersit sebuah harapan, semoga Lapangan Merdeka bisa menjadi tujuan wisata, Pemerintah juga bisa mengelola dengan baik yang bisa dilakukan dengan bekerjasama kepada pemilik Lapangan Merdeka yaitu PT. Pertamina (Persero) UP V Balikpapan. Semoga saja....

Kondisi jalan di sekitar lapangan merdeka pada saat malam hari sungguh jauh berbeda, namun untuk urusan isi perut tetap sama. Hiburan untuk anak-anakpun sama. Tetap yang menjadi favorit Mas Rizi adalah odong-odong. Ternyata ada juga di malam hari. Nasmun jumlahnya tidak sebanyak pada pagi hari atau sore hari.
Karena malam adalah waktunya untuk para kawula muda, jadi sebagian besar set penjualan makanan adalah untuk anak muda. Karena cukup banyak terlihat mereka saling berpasang-pasangan. Sepertinya sudah menjadi hal yang lumrah dimasa sekarang.
Sambil menunggu selesai Mas Rizi main odong-odong, Ayah ngemil kacang rebus yang dibeli seharga lima ribu perak per kaleng susu kental (merk apa aja dah boleh), karena memang panganan ini biasanya ada menjelang maghrib hingga malam hari. Karena menikmati dengan perlahan, tak terasa odong-odong Mas Rizi sudah selesai sepuluh lagu jadi bayarnya sepuluh ribu rupiah.
Walaupun malam hari ternyata tidak sedikit juga para keluarga yang membawa putra putri mereka. Karena memang bisa menjadi hiburan keluarga.
Selain membuat kesan lapangan merdeka menjadi sara hiburan keluarga. Terbersit sebuah harapan, semoga Lapangan Merdeka bisa menjadi tujuan wisata, Pemerintah juga bisa mengelola dengan baik yang bisa dilakukan dengan bekerjasama kepada pemilik Lapangan Merdeka yaitu PT. Pertamina (Persero) UP V Balikpapan. Semoga saja....







Klik untuk melihat gambar dengan ukuran lebih besar









