Mengatur Keuangan Keluarga dari THR

Keuangan Keluarga bila dekat-dekat hari menjelang hari Lebaran adalah THR. Sampai- sampai di ATM penuh orang yang mengantri untuk mengecek apakah sudah masuk rekening. Untuk sebagian masyarakat yang berprofesi sebagai karyawan dan pegawai ngeri sipil tentunya sudah sering mendengar yang namanya THR atau Tunjangan Hari Raya. Lalu apa dan bagaimana THR? Fungsinya? Penggunaannya?

Terkadang setiap kita memandang THR sebagai dana untuk memenuhi kebutuhan yang berlebih di hari raya. Jika pernyataan ini benar, maka bijaklah dalam penggunaannya.

Sebenarnya kita bisa membuat keperluan di hari biasa dan di hari raya sama pentingnya, sama prioritasnya, sama anggarannya, dan sama cashflownya.

Untuk orang yang sudah biasa mengatur keuangan dengan perencanaan yang baik, THR bisa menjadi dana tambahan untuk simpanan bulanan, dengan porsi yang berbeda-beda,tergantung dari setiap perencanaanya. Yang umum adalah antara 20%-45% dari nilai THR. Nilai ini tidak mutlak.

Untuk mensiasati agar nilai THR yang 20%-45% bisa menjadi dana tambahan untuk simpanan bulanan sebenarnya bisa dilakukan, asalkan perencanaan setiap bulannya terencana dengan baik.

Mungkin beberapa cara berikut bisa dijalankan oleh pasangan keluarga, terutama yang baru memulai hidup berumah tangga.

Rencanakan bahwa porsi penghasilan keluarga bisa dibagi secara porsentase. Simpanan dan asuransi sebesar 40% dari penghasilan, kemudian pengeluaran 60% dari penghasilan. Insya Allah bisa. Namun kita bisa maklumi untuk yang baru menempuh kehidupan rumah tangga, biasanya 3 bulan pertama agak berantakan.

Tanamkan kepada anak-anak kita bahwa hari raya bukanlah masa yang harus membeli baju baru. Jika memang harus membeli bisa dicil dananya sebelum penerimaan THR dengan pengurangan pos yang lain, sehingga tidak menjadi besar ketika menjelang hari raya.

Menyambut hari raya bukan sebuah pesta yang berlebih-lebihan, makanan dan minuman secukupnya saja,tidak perlu membuat/membeli kue kering hingga lebih dari 10 toples. Allah juga tidak suka dengan yang berlebih-lebihan. Biasanya rasa malu dan gengsi yang besar yang juga dapat menyulut rasa ini.

Jangan pernah merasa malu jika tidak bisa memberi angpaw atau uang saku hari raya.sediakan yang utama untuk keuarga dekat dahulu,seperti keponakan yang masih kecil. Jika kita selalu mengikuti rasa malu, maka akan selalu habis anggaran kita. Bagi yang mampu dengan penghasilan lebih dari memadai ya wajar saja.

Disiplinlah terhadap perencanaan yan dibuat setiap bulan,jangan pernah merasa wah ini tidak cukup.paling tidak yang bisa dikurangi adalah pos pos yang memang tidak begitu penting, dari dasar adalah bahwa kita tidak akan ada masalah bila mengurangi pos tersebut, contohnya adalah berlangganan TV kabel..

Selalu rencanakan pos yang tak terduga. Biasanya keperluan kendaraan. Contohnya ban sepeda motor bocor,perawatan rumah (ada stop kontak yang rusak), menghadiri acara ulang tahun atau pernikahan dan lain.

Nah itulah beberapa kiat yang bisa digunakan untuk mengatur perencanaan keuangan keluarga setiap bulan, semoga pemanfaatan THR bisa menjadi bijaksana. Semoga bermanfat buat kita semua.
Like with this article, recommend to friends through:
Suka dengan artikel ini, sarankan kepada sahabat melalui:
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook

15 komentar:

bluethunderheart Monday, September 06, 2010 12:12:00 AM  

makasih tuk kiatnya
salam hangat dari blue

4antum Monday, September 06, 2010 12:52:00 PM  

^_^
maaf baru sempet berkunjung ...
salam 4antum ...

FaiS Monday, September 06, 2010 11:28:00 PM  

afwan baru berkunjung karena ana ini sakit...
sekali lagi afwan..
kalau aku si THR aku gunain beli cat untuk rumah..

nurhayadi Thursday, September 09, 2010 3:42:00 AM  

NURHAYADI

BESERTA STAFF KABINET ZIZZAHAZ BERSATU

MENGUCAPKAN

SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITHRI 1431 H

TAQABALALLAHU MINNA WA MINKUM.

dedekusn Thursday, September 09, 2010 4:55:00 AM  

Terima kasih tips-nya...
Sangat bermanfaat...
SELAMAT IDUL FITRI 1431 H
Maaf lahir bathin...

Bee'J Thursday, September 09, 2010 7:37:00 AM  

Assalamu alaikum...
maaf cuma mao ngucapin
"Hepi lebaran, kita mulai dari angka NOL lagi yaa..." :D

richo Thursday, September 09, 2010 11:16:00 PM  

selamat lebaran sahabat.... mohon maaf lahir batin yah :)

Cara Membuat Facebook Friday, September 10, 2010 11:17:00 AM  

Lebih baik disimpan untuk keperluan bisnis

HALAMAN PUTIH Friday, September 10, 2010 6:34:00 PM  

Meski cuma ketemu lewat blog namun kesalahan mungkin tetap ada baik melalui tulisan maupun komentar.

Mohon maaf lahir dan batin
Selamat idul fitri 1431 H
Semoga Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan kita dan menerima semua amal ibadah kita.

"om rame" Friday, September 10, 2010 6:56:00 PM  

berkunjung untuk mengucapkan, seLamat hari raya iduL fitri 1431 H.

biLa sekiranya seLama ini saya daLam perkataan maupun priLaku ada yang kurang berkenan di hati, mohon maaf Lahir dan batin. begitupun sebaLiknya. trims.

loewyi Friday, September 10, 2010 11:26:00 PM  

Maaf yach aku gak pandai merangkai kata, jadi langsung saja.
Loewyi Sekeluarga mengucapkan....

Selamat Hari Raya Idul Fitrih 1431H.
Mohon Maaf Lahir dan Batin. :)

Abdul Aziz Saturday, September 11, 2010 9:45:00 AM  

Assalamu'alaikum,

Saya sekeluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri . Mohon maaf yang sebesarnya atas segala hal yang barangkali kurang nyaman di hati.

Taqabbalallahu minna wa minkum.

Salam hangat dari Cianjur untuk seluruh keluarga.

Aditia A. Pratama Wednesday, September 15, 2010 10:27:00 PM  

TaqabalaLLAH minna wa minkum

mohon maaf lahir bathin

-Salaam-

Post a Comment

Berkomentarlah untuk memberikan pendapat yang bisa digunakan untuk membangun blog ini menjadi lebih baik.

Follow Us on Twitter


  © Blog Keluarga On The Road by Ourblogtemplates.com

Back to TOP  

PageRank